Belajar Instagram Marketing dari Hasil Analisa Terhadap 26 Akun Instagram Artis Indonesia

Digital Marketing - 31 Okt 2018

Dibandingkan Facebook dan Twitter, Instagram punya satu keunggulan besar apabila dimanfaatkan sebagai media pemasaran yaitu engagement rate-nya jauh lebih tinggi.

Engagement rate adalah rasio antara orang-orang yang berinteraksi (like, komen, share) dengan post kita di media sosial terhadap jumlah total orang yang melihat post tersebut. Jadi, semakin tinggi berarti semakin banyak interaksi yang kita dapatkan dari para follower.

Instagram punya engagement rate sebesar 3,31%. Sedangkan Facebook hanya 0,11-0,65%. Twitter bahkan lebih rendah lagi, hanya 0,07%. Ketiganya berdasarkan analisa yang dilakukan oleh Social Bakers. Ini artinya pemasaran di Instagram bisa jadi jauh lebih efektif daripada Facebook dan Twitter karena mampu menjangkau lebih banyak orang.

Oleh karena itu, Admin melakukan analisa terhadap 26 artis Indonesia dengan jumlah follower terbanyak untuk mengetahui bagaimana membuat post yang mampu mendapatkan banyak like.

Akun Instagram Artis Indonesia dalam Angka

Sebelum mulai, ada baiknya kita lihat dulu seberapa besar akun-akun Instagram milik para artis yang dijadikan landasan penelitian ini:

  • Total follower: 145.065.911
  • Rata-rata follower per akun: 5.579.458
  • Total like: 15.003.570
  • Rata-rata like per post: 48.088,37
  • Rasio like per follower: 0,86%

Inilah para artis yang disertakan:

  • Syahrini
  • Ayu Tingting
  • Raisa
  • Luna Maya
  • PevitaPearce
  • Agnes Monica
  • Al Ghazali
  • Zaskia Sungkar
  • Ani Yudhoyono
  • Maudy Ayunda
  • Shireen Sungkar
  • Gisella Anastasia
  • Gading Marten
  • Laudya Cynthia Bella
  • Prilly Latuconsina
  • Julia Perez
  • Aliando Syarief
  • Zaskia Adya Mecca
  • Olla Ramlan
  • Dian Pelangi
  • Chelsea Olivia Wijaya
  • Jessica Mila Agnesia
  • Jessica Iskandar
  • Dian Sastrowardoyo
  • Bunga Citra Lestari
  • Ivan Gunawan

Dari 26 artis, dipilih 12 post per akun (total 312 post) untuk dijadikan sampel analisa. Semua data diambil dalam periode waktu yang sama.

Rasio Like-Follower Rata-Rata Untuk Tiap Post

Rasio like-follower ini maksudnya perbandingan antara jumlah like yang didapatkan oleh post tertentu terhadap total follower yang dimiliki oleh sebuah akun. Misalnya kalau Admin punya 1.000 follower, kemudian post Admin mendapatkan 10 like, berarti rasionya 0,01 atau 1%.

Meskipun jumlah komentar tidak diperhitungkan, tetapi angka inilah yang paling mirip dengan engagement rate yang sudah kita bahas tadi.

Berikut ini grafik rasio like-follower untuk tiap akun:

Sumber gambar

Dari sini didapatkan bahwa rata-rata rasio like-follower untuk semua akun yang dianalisa adalah 0,86%.

Nantinya akan kita bahas lebih lanjut apa yang menyebabkan rasionya tinggi dan rendah serta jenis post mana yang mendapatkan rasio tertinggi.

Jenis Post yang Mendapatkan Rasio Like Tertinggi dan Terendah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, rasio tertinggi berarti bagus dan rasio rendah berarti kurang bagus.

Dari total 312 post yang dianalisa, kita bagi menjadi 7 jenis berdasarkan bentuk dan isinya.

Inilah jenis-jenis post yang paling sering dipost:

  • Video: post berupa video
  • Collage: satu post terdiri dari banyak gambar yang disusun
  • Promo: promosi produk, acara, dan sejenisnya
  • Baby/kids: post yang fokus terhadap bayi atau anak-anak
  • No person: tidak ada manusia, misalnya foto pemandangan atau suatu obyek
  • Food: makanan atau minuman
  • Lainnya: termasuk post yang bentuknya umum

Untuk dianalisa, post berjenis “lainnya” kita keluarkan. Yang kita analisa hanya yang tidak biasa tapi yang cukup sering muncul.

Berikut Ini jumlah masing-masing jenis post dalam diagram lingkaran:

Sumber gambar

Berdasarkan rata-rata rasio like-follower, kita bisa tahu berapa kenaikan dan penurunan untuk masing-masing jenis post:

Sumber gambar

Ternyata jenis post terbaik adalah post yang terdapat foto bayi dan anak-anak (+18,32%). Hampir semua post yang fokus terhadap bayi dan anak-anak mendapatkan jumlah like yang lebih tinggi daripada post jenis lainnya.

Sebaliknya, jenis post tanpa manusia mendapatkan rasio terendah (-18,12%). Post berjenis promosi menjadi yang terendah kedua (-17,00%).

Tapi ada satu hal yang perlu dicatat di sini:

Apabila dilihat secara individual, semua post berjenis promosi mendapatkan penurunan jumlah like. Rasio terendah dari keseluruhan post yang dianalisa (-58,92%) juga adalah promosi.

Itulah hasil analisa terhadap jenis post.

Dari hasil analisa terhadap jenis post, ini beberapa hasil analisa yang ditemukan:

  1. Untuk mendapatkan banyak like, hindari post berupa foto tanpa manusia
  2. Foto berupa makanan dan minuman hampir netral, kadang mendapatkan banyak like, kadang hanya sedikit
  3. Video mendapatkan jumlah like yang lebih sedikit daripada foto, kecuali apabila video tersebut lucu/menarik
  4. Promosi dalam bentuk apapun selalu mendapatkan like lebih sedikit, maka dari itu jangan terlalu sering melakukan promosi

Tapi kita belum selesai sampai di sini. Post-post di Instagram masih bisa kita bagi-bagi lagi menjadi beberapa kategori berdasarkan tema dari post tersebut.

Tema Post yang Mendapatkan Rasio Like Tertinggi dan Terendah

“Tema” di sini sedikit berbeda dengan “jenis”.

Untuk membagi post menjadi tema, kita harus melihat apa sih yang ada di dalam foto, video, atau promo tersebut. Termasuk di dalam deskripsinya. Bukan hanya jenisnya, tapi juga isinya.

Berdasarkan tema, setiap post di Instagram bisa kita bedakan menjadi:

  • Motivation: post yang berisi kata-kata motivasi baik di foto/videonya maupun di bagian deskripsinya
  • Event: post tentang acara atau event tertentu
  • Self: post yang fokus pada si pemilik akun sendiri
  • Sport: olahraga, termasuk latihan seperti yoga, weightlifting, dsb.
  • Humor: post yang lucu, menggelitik atau mengundang tawa
  • Relationship: post yang menunjukkan hubungan antara si pemilik akun dengan orang lain (teman atau keluarga)
  • Fashion: post yang menonjolkan busana yang sedang digunakan oleh obyek di dalam post
  • Object: post yang fokus pada obyek tertentu
  • Place: post yang fokus pada tempat tertentu

Sedikit tambahan penjelasan. Apabila di suatu post terdapat foto diri sendiri dengan latar belakang tempat wisata dan di deksripsinya berisi penjelasan mengenai lokasinya, maka tema foto tersebut tergolong Place, bukan Self.

Tema Self dipilih hanya kalau foto tersebut fokus kepada si pemilik akun, bukan tempat atau obyek tertentu.

Berikut ini jumlah untuk masing-masing tema:

Sumber gambar

Dan ini grafik rasionya untuk masing-masing tema:

Sumber gambar

Ternyata, yang mendapatkan rasio tertinggi adalah foto dengan tema relationship atau foto yang berisi orang-orang yang berhubungan dengan si pemilik akun. Relationship ini bisa berupa foto dengan teman, saudara, orang tua, atau anak. Inilah sebabnya foto dengan bayi atau anak-anak tadi mendapatkan jumlah like yang banyak.

Sedangkan yang mendapatkan rasio terendah adalah post dengan tema event dan object. Masuk akal, karena kedua tema post ini sebetulnya seringkali dalam bentuk promosi.

Artis yang Mendapatkan Rasio Like-Follower Tertinggi dan Terendah

Dari sini kita bisa mempelajari strategi apa yang dilakukan oleh si artis dengan rasio tertinggi untuk mendapatkan banyak like. Selain itu, juga supaya kita bisa menghindari gaya posting dari akun yang rasionya paling rendah.

Berdasarkan analisa yang dilakukan, akun dengan rasio like-follower tertinggi adalah Raisa (1,89%).

Sedangkan yang terendah adalah Olla Ramlan (0,27%).

Mari kita lihat isi postingan instagram Raisa :

Sumber gambar

Beberapa hal yang mungkin membuat post-post milik Raisa mendapatkan banyak like:

  1. Sebagian besar fotonya diedit supaya lebih indah, tetapi juga tidak berlebihan
  2. Foto-foto dari Raisa diambil dari sudut pandang yang bagus, sehingga hasilnya jadi lebih menarik untuk dilihat
  3. Hanya 1 dari 12 foto yang berbentuk promosi, itu pun promosi event dari Raisa sendiri
  4. Sebagian besar postnya seperti “bercerita” dan mampu mengundang para followernya untuk berkomentar
  5. Semua post dari Raisa mengundang perasaan positif, ini bisa dilihat terutama dari deskripsinya

Jadi, kalau Anda ingin mendapatkan banyak like, coba tiru strategi yang dilakukan oleh Raisa di atas.

Sementara itu, inilah postingan Olla Ramlan yang mendapatkan rasio like-follower paling rendah:

Sumber gambar

Kalau kita perhatikan, ada beberapa hal yang mungkin jadi penyebabnya:

  1. Beberapa fotonya tidak indah untuk dilihat, bahkan ada beberapa foto yang sulit dilihat karena banyak “noise” dan berotasi ke kiri
  2. Hanya 2 foto yang diedit dengan baik, sisanya tidak diedit atau diedit secara berlebihan
  3. Ada 4 dari 12 foto yang berupa promosi, bahkan promosinya hanya sekedar menunjukkan produk
  4. Sebagian besar fotonya hanya fokus kepada diri sendiri, untuk menunjukkan apa yang sedang dilakukan
  5. Secara umum, foto-fotonya tidak terkesan istimewa kecuali mungkin bagi mereka yang suka melihat gerakan olahraga

Itulah beberapa hal yang bisa kita pelajari dari kedua akun artis dengan rasio like-follower tertinggi dan terendah.

Post berjenis Promosi Selalu Mendapatkan Like Lebih Rendah, Ini Cara Mengakalinya

Sebagai seorang marketer atau pengusaha yang menggunakan Instagram, sudah pasti kita ingin mempromosikan produk/jasa yang kita jual. Masalahnya, berdasarkan analisa di atas, jumlah like dari post berjenis promosi hampir selalu lebih rendah dari yang lain. Dari 55 post berbentuk promosi, 49 di antaranya mengalami penurunan like.

Bahkan beberapa di antaranya mengalami penurunan lebih dari 50%. Hanya ada 6 post berbentuk promosi yang mendapatkan like lebih tinggi daripada nilai rata-rata.

Inilah yang paling tinggi:

Sumber gambar

Ini adalah post dari Jessica Mila Agnesia dengan jumlah like 19,26% di atas rata-rata.

Kalau diperhatikan, sekilas mungkin Anda tidak akan sadar bahwa post ini berupa promosi. Sampai kemudian kita lihat di bagian bawah deskripsinya. Itu salah satu yang mungkin menjadi alasan utama mengapa post ini bisa mendapatkan banyak like.

Dari post ini dan hasil-hasil analisa sebelumnya, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan supaya promosi yang kita lakukan tetap disukai oleh para follower:

  1. Jangan berlebihan, batasi jumlah post berbentuk promosi
  2. Promosi dalam bentuk halus akan mendapatkan like yang lebih tinggi daripada post yang terang-terangan promosi
  3. Jangan fokus langsung ke produknya, fokuslah dengan apa yang bisa dilakukan dengan produk tersebut
  4. Buat supaya promosi Anda mampu mengundang perasaan positif dari para follower
  5. Foto (atau video) yang Anda post harus tetap indah dan menarik untuk dilihat, bahkan sebisa mungkin lebih menarik daripada post lain

Itulah hasil analisa yang Admin lakukan terhadap akun Instagram artis. Dengan ini, sekarang kita tahu post seperti apa yang sebaiknya kita buat untuk bisa mendapatkan banyak like. 

Jika Anda membutuhkan jasa website development, graphic design, dan printing untuk kesuksesan promosi Anda, Kertas Putih Creative House dapat Anda andalkan!

Sumber

Sumber gambar thumbnails