Pengaruh Identitas Brand terhadap Tingkat Kesetiaan Konsumen

Branding - 10 Jan 2018

Tahukah Anda? Ketika konsumen melakukan pembelian, sebenarnya dia tidak hanya memilih sebuah barang. Dia juga sedang melakukan kegiatan yang sangat personal, yaitu memilih brand yang mewakili identitas dirinya. Dia ingin dirinya diasosiasikan dengan value (nilai) tertentu, jadi dia akan memilih brand yang mewakili value tersebut.

Sebagai contoh, seorang konsumen yang peduli lingkungan akan cenderung mencari brand yang menawarkan produk-produk ramah lingkungan. Meskipun dalam iklan kita menunjukkan kualitas sangat hebat, bila value “ramah lingkungan” ini tidak ada, dia tidak akan membelinya. Disinilah identitas brand berperan penting.

Identitas brand kita akan menarik konsumen yang merasa sejalan. Apabila konsumen sudah cocok, mereka akan menjadi pelanggan setia yang bangga menggunakan produk dan jasa kita.

Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk membentuk identitas brand yang kuat:

Menciptakan kesan autentik

Seperti apa brand yang kuat itu? Brand yang kuat tidak hanya menarik, tapi juga autentik. Artinya, identitas yang mereka usung menunjukkan kesan jujur dan terpercaya. Dengan identitas yang kuat, Anda dapat menghadirkan narasi menarik yang akan mendorong kesetiaan pelanggan.

Ada tiga faktor utama yang membuat sebuah brand terasa autentik:

1. Kualitas

2. Ketulusan

3. Warisan sejarah

Faktor sejarah bukan berarti Anda harus sudah menjalankan bisnis selama puluhan tahun. Tapi Anda harus bisa menonjolkan nilai-nilai yang Anda junjung serta passion terhadap brand milik Anda.

Mulai dari pernyataan visi dan misi

Untuk membangun identitas brand, Anda bisa mulai dengan membuat sebuah kalimat pernyataan visi dan misi. Visi dan misi ini akan menjadi sumber inspirasi, baik bagi Anda atau bagi para pelanggan, juga menjadi panduan yang menentukan arah marketing perusahaan Anda.

Sebagai contoh, visi Google adalah “menyediakan akses informasi dunia dengan satu klik”. Sementara misi Google berbunyi, “menata informasi dunia dan membuatnya dapat diakses serta dimanfaatkan semua orang”. Kalimat ini pendek dan sederhana, tapi benar-benar menunjukkan apa itu Google dan mengapa Google didirikan.

Anda bisa menyusun pernyataan visi dan misi dengan menjawab empat pertanyaan ini:

  • Mengapa Anda melakukan apa yang Anda lakukan? 
  • Bagaimana produk atau layanan Anda diciptakan? 
  • Perusahaan Anda ingin menjadi apa? 
  • Apa hal yang ditentang oleh perusahaan Anda? 

Gunakan jawaban-jawaban tersebut untuk menyusun kalimat inspiratif yang menjelaskan apa brand milik Anda dan apa yang Anda usahakan. Pastikan bahwa visi ini selalu menjadi basis strategi pemasaran Anda.

Anda tidak harus menyertakan semua jawaban dalam pernyataan visi dan misi. Pernyataan visi Google, misalnya, tidak menunjukkan bahwa Google sedang melawan sesuatu. Sebuah perusahaan sepatu bisa saja menonjolkan proses pembuatannya, bahwa sepatu tersebut dibuat dengan kulit yang berasal dari kota tertentu.

Tunjukkan identitas dalam empat aspek

Setelah menyusun pernyataan visi dan misi, Anda bisa menggunakannya sebagai panduan untuk membangun identitas brand yang autentik. Caranya dengan menonjolkan empat aspek perusahaan dalam marketing, yaitu

1. Narrative

2. Benefit

3. Differentiator

4. Passion

Narrative adalah aspek cerita yang menunjukkan asal-muasal perusahaan Anda dan apa yang mereka perjuangkan. Aspek ini meliputi sejarah pendirian perusahaan, apa value yang Anda kejar selain keuntungan, dan apa tradisi unik yang Anda pertahankan.

Benefit atau keuntungan artinya menunjukkan apa keuntungan yang didapat konsumen ketika mereka membeli produk/jasa yang Anda tawarkan. Di sini Anda menjelaskan kelebihan brand milikmu ketimbang brand lain yang sejenis.

Differentiator artinya Anda menonjolkan keunikan yang membuat produk Anda berbeda dari brand lainnya. Ingat, dalam persaingan bisnis, sekadar lebih baik saja tidak cukup. Adanya sebuah keunikan akan membantu Anda meraih brand positioning yang kuat di masyarakat.

Terakhir, tonjolkan juga passion yang Anda miliki terhadap pekerjaan Anda. Tunjukkan betapa kerasnya Anda bekerja dan berusaha membesarkan perusahaan. Tunjukkan bahwa Anda sangat yakin akan nilai-nilai yang ada di balik brand milikmu. Nantinya, passion ini akan menular juga kepada para konsumen.

Kembangkan dan peliharalah identitas autentik dalam brand milik Anda dengan cara menonjolkan empat aspek ini di semua jalur marketing. Termasuk situs web resmi, media sosial, iklan berbayar, dan dimana saja audiens bisa melihat Anda.

Tanyakan pada diri sendiri, apa visi dan misi perusahaan Anda? Apa saja yang bisa Anda tonjolkan, dan dimana Anda bisa menonjolkannya? Setelah menentukan semuanya, buat materi pemasaran yang sesuai dan terapkan secara konsisten.

Membangun identitas brand tidak bisa dilakukan secara instan. Anda butuh waktu serta usaha sebelum kesan autentik itu tertanam dalam masyarakat. Karena itu, mulailah dari sekarang. Jika Anda membutuhkan partner untuk menyukseskan branding bisnis Anda, Kertas Putih Creative House dapat Anda andalkan!

Sumber

Sumber gambar thumbnails